BERITA  

Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha Panen Jagung Bersama Masyarakat Perbatasan

Bengkayang, infodesaku.com – Wujudkan Program Ketahanan Pangan Di wilayah Perbatasan, Prajurit Pos Koki SSK II Jagoi babang Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha bersama warga masyarakat perbatasan melaksanakan panen jagung hibrida, bertempat di Dusun Risau, Kecamatan Jagoi babang, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan barat.

Demikian disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha, Letnan Kolonel Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) Gabma Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau. Kamis, (02/02/23).

Dansatgas mengatakan, panen jagung hibrida ini merupakan salah satu upaya wujudkan program pemerintah yaitu melalui pembinaan Teritorial (Binter) anggota Satgas Pamtas Yonif 645/Gty kepada warga masyarakat perbatasan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di perbatasan.

Dikatakannya, dalam pelaksanaan panen jagung hibrida tersebut dipimpin oleh Serda Angga Prasasti beserta 4 (empat) orang anggota Pos Koki SSK II Jagoi babang Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha Bersama warga masyarakat perbatasan.

Bahwa Tugas Pokok Satgas Pamtas menjaga kedaulatan wilayah NKRI, menjaga pergeseran pilar batas negara dan mencegah masuknya barang-barang Illegal dari negara Malaysia khususnya Narkotika, Kami TNI berupaya membantu pemerintah pusat maupun daerah untuk ikut menjaga kedaulatan dan ketahanan khususnya dibidang Ipoleksosbud Hankam diantaranya adalah ketahanan pangan dengan budidaya tanaman jagung guna membantu perekonomian warga perbatasan dan dijadikan sebagai dukungan logistik wilayah dalam keadaan apapun di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kegiatan panen jagung tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Jagoi Babang Bapak Dedeng S.pd., Babinsa Koramil 1202-09 Sertu I Nengah, Personel Pos Koki SSK II Jagoi Babang Satgas Pamtas Yonif 645/Gty dan Masyarakat Jagoi Babang,” tegas Dansatgas.

Lebih lanjut dikatakan, kami Satgas Pamtas Yonif 645/Gty akan terus memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara berkebun dan bukan lahan jagung kepada warga perbatasan, perawatan setelah di tanam bibit jagung mulai dari pemberian pupuk, penyemprotan hama dan cara-cara lainnya demi peningkatan hasil panen yang banyak.

“Semoga dengan hasil panen jagung hibrida ini dapat sedikit membantu kebutuhan pangan masyarakat di perbatasan RI-Malaysia khususnya sektor barat Kalimantan Barat dan kegiatan ini merupakan wujud keseriusan TNI dalam membantu pemerintah guna mewujudkan ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Jagoi Babang sehingga tercapai tujuan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” (Pen Satgas Pamtas Yonif 645/Gty)

Publis:Syamsumen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *