banner 728x250

Petani Masih Kesulitan Pasarkan Komoditas Desa? Halim: BUMDes Harus Ambil Peran!

  • Share
BUMDes. (Ilustrasi/Istimewa)
Keterangan foto: BUMDes. (Ilustrasi/Istimewa)
banner 468x60

JAKARTA, infodesaku.com – Menteri Desa, Pembangunan daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI, Abdul Halim Iskandar mengakui, bahwa sebagian besar petani saat ini masih kesulitan untuk memasarkan komoditas atau barang-barang yang dihasilkan dari perkebunan, hutan, kerajinan dan lain sebagainya.

“Sebagian besar petani masih kesulitan memperoleh akses pasar, harga pasar tidak jelas, minimnya ketersediaan saprodi, logistik yang belum memadai, dan keterbatasan pengetahuan petani akan peningkatan kualitas produk,” katanya saat menjadi pembicara kunci dalam Business Meeting Lada Belitong secara virtual, Kamis (02/09/2021), seperti dilansir dari Portal Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Senin (06/09/2021).

Lebih lanjut, sementara di sisi lain, kata dia, pembeli pun menghadapi permasalahan, diantaranya akses ke bahan baku yang tidak efisien (harga tinggi), asal usul bahan baku tidak jelas, informasi panen dan kapasitas produksi juga tidak jelas, tidak ada jaminan kualitas, supply bahan baku yang tidak menentu, dan kasus penipuan.

Oleh karenanya, kata Halim, hal ini membuka peluang besar bagi BUMDes, untuk mengelola usaha dan memiliki peran sangat strategis, diantaranya sebagai konsolidator produk desa, sebagai pengungkit kegiatan ekonomi masyarakat, sebagai pemberi pelayanan terhadap kebutuhan yang belum tersedia seperti internet desa, hingga menjalankan proses produksi dan peningkatan nilai tambah guna memajukan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Dengan adanya pengakuan BUMDes sebagai badan hukum, diharapkan kedepan BUMDes dapat mengambil peranan penting dalam menjalin kemitraan dalam produksi hingga pemasaran lada dengan Mitra Pembangunan dan 5 Kementerian/Lembaga yang hadir pada pertemuan Business Meeting ini,” kata mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Sebelumnya, acara Business Meeting Lada Belitong secara virtual ini, merupakan kerjasama Kemendes PDTT, Bappenas dan Support For Local Investment Climates (NSLIC).

Acara hari ini merupakan tindak lanjut Pre Business Meeting Lada Belitung yang telah dilaksanakan 5 Agustus 2021 lalu. Acara Business Meeting hari ini diikuti 76 Kelompok Tani, 5 kelompok usaha lada, 20 perusahaan Mitra Pembangunan dan 5 K/L. (FikA)

banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *