banner 728x250

Cerita Menteri Desa Ditanya Dua Anak SD

  • Share
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI, Abdul Halim Iskandar berbincang dengan dua siswa Sekolah Dasar (SD) berprestasi, yakni Shaqilla Callysta S Y dan Nevan Azka F melalui aplikasi zoom, Sabtu (21/08/2021).
Keterangan foto: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI, Abdul Halim Iskandar saat berbincang dengan dua siswa Sekolah Dasar (SD) berprestasi, yakni Shaqilla Callysta S Y dan Nevan Azka F melalui aplikasi zoom, Sabtu (21/08/2021). (Istimewa)
banner 468x60

SURABAYA, infodesaku.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI, Abdul Halim Iskandar berbincang dengan dua siswa Sekolah Dasar (SD) berprestasi, yakni Shaqilla Callysta S Y dan Nevan Azka F melalui aplikasi zoom, Sabtu (21/08/2021).

Dilansir dari Portal Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Senin (23/08/2021), dalam perbincangan dengan siswa kelas V SD Kaliasin 1 Surabaya yang juga merupakan pegiat lingkungan tersebut, Gus Menteri, sapaan akrabnya, mendapatkan sejumlah pertanyaan yang sempat membuatnya tertawa.

“Bagaimana supaya bisa jadi menteri yang baik pak, seperti Bapak,” tanya Nevan.

Gus Menteri pun menjawab dengan bahasa sederhana. Ia menerangkan, seorang menteri harus berbuat semaksimal mungkin untuk kepentingan bangsa dan negara.

Bahkan menurutnya, segala hal yang merupakan kepentingan bangsa dan negara, harus selalu menjadi prioritas utama.

“Yang penting kita berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara,” ujarnya.

Di sisi lain, Shaqilla pun bertanya apakah inovasi yang dilakukannya juga bisa disebut sebagai upaya membantu desa.

Untuk diketahui, Shaqilla Callysta S Y sendiri memiliki inovasi berupa pengelolaan Limbah Minyak Jelantah menjadi sabun, sedangkan Nevan Azka F telah melakukan inovasi dengan melakukan Budidaya ribuan pohon Jeruk Kingkit.

Gus Menteri kembali menjawab, bahwa inovasi yang dilakukan oleh Shaqilla dan Nevan tersebut dapat membantu meningkatkan produktivitas masyarakat desa.

Sehingga menurutnya, hal tersebut dapat membantu mengurangi jumlah kemiskinan di desa.

“Mudah-mudahan inovasinya berguna untuk nusa dan bangsa,” ujar Gus Menteri.

Gus Menteri pun mengapresiasi inovasi yang dilakukan Shaqilla dan Nevan. Ia mengaku bersyukur bahwa Indonesia punya dua anak kelas V SD yang telah memiliki inovasi yang luar biasa.

Ia juga mengingatkan Shaqilla dan Nevan untuk tidak berhenti berinovasi dan memberikan manfaat kepada orang lain.

“Jadi kita tidak boleh lupa, bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat kepada manusia yang lain,” ujarnya. (FikA)

banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *